//dari pinterest

Cara Bayar Pajak STNK Motor Kredit


Beberapa diantara kita pasti ada yang masih bingung cara bayar pajak kendaraan bermotor yang masih berada dalam masa pelunasan angsuran (baca: kredit). Saya pun mengalami hal yang sama saat pertama kali mengambil kredit kendaraan bermotor. Untuk itu saya mencoba bagikan pengalaman saya ini.

Kebetulan saya tinggal di daerah Semarang atas, tepatnya di daerah Gunungpati, lebih tepatnya lagi di daaerah Sekaran. Saya ambil kendaraan bermotor setahun yang lalu dan bulan Februari ini saatnya untuk bayar pajak tahunan STNK. Setahu saya jika bayar pajak STNK harus ada KTP dan BPKB asli, pengalaman bayar pajak motor satunya. Nah ini kan BPKB masih ada di pihak leasing. Berikut langkah-langkahnya akan saya jelaskan.

Pertama. Minta Fotokopi BPKB di Leasing
Karena tidak mungkin pihak leasing menyerahkan BPKB  maka pihak leasing memberi jalan dengan memberikan fotokopi BPKB dan surat keterangan bahwa BPKB masih ditahan karena motor masih kredit. Jumat 5 Februari 2016 saya meluncur ke Adira Sukarno Hatta. Karena saya bukan asli Semarang dan pernah tinggal di daerah Jalan Sukarno Hatta, jadi yang saya tahu Adira Semarang tempatnya ya di situ. Setelah sampe tujuan ternyata di rukonya ada tulisan disewakan. Sudah jauh-jauh turun gunung malah dikecewakan. Browsing sebentar ternyata di MT Haryono ada sebelah Bank BCA. Meluncur ke situ diarahkan petugas ke kasir dan menunggu sebentar, kasirnya bilang BPKB ada di kantor Adira cabang Ungaran. Akhirnya sabtu saya ke Ungaran mencari kantor Adira. Setelah sampai di tempat petugas bilang pengurusan hal tentang BPKB hanya bisa dilayani sebelum jam 10.00 dan saya disuruh datang Selasa tanggal 9 Februari 2016 pagi. Okelah....


Kedua. Pergi ke SAMSAT
Nah yang ini ternyata tidak sesulit yang saya kira. Tadinya saya mau ke Samsat online di DP Mall tapi kata teman saya tidak bisa bayar pajak motor di situ karena BKPB motor masih di Leasing. Akhirnya saya pergi ke Samsat Pedurungan. Sampailah saya di Samsat pedurungan di Jalan Majapahit. Parkir motor, masuk ke loby dan saya diarahkan petugas untuk fotocopy KTP, BPKB dan STNK. Memang saya sengaja tidak fotocopy dari rumah karena saya yakin pasti di Samsat ada tempat untuk fotocopy. Di tempat fotocopy ternyata lebih dimudahkan lagi, karena kelengkapan yang akan saya ajukan untuk membayar pajak sudah disusun urutannya oleh petugas fotocopy. 

Selanjutnya saya masuk lagi ke loby dan menyerahkan berkas yang telah tersusun rapi tadi ke loket 1. Saya menunggu dan dipanggil. 

Berkas yang tadi saya serahkan ke loket 1 sudah di setempel semua dan diarahkan untuk ke bagian sebeleh loket 1 dan menyerahkan berkas yang sudah distempel ke situ. Tunggu sebentar dan aka dipanggil lagi dan saya mendapat nomor antrian untuk membayar di loket pembayaran. 

Di loket pembayaran pun proses menunggunya cuma sebentar. Saya membayar cuma 180rb sekian (saya lupa nominalnya).

Setelah membayar uang, saya menunggu sebentar dan dipangil bagian penyerahan STNK baru. Dibagian ini saya ditawari untuk membeli plastik STNK seharga Rp 10.000 namun saya tolak karena saya pikir kenapa plastik sekecil itu harganya sampe Rp 10.000. Lagian plastik yang lama masih bagus.

Untuk proses bagian-bagian loketnya Anda tidak perlu bingung karena sudah urut dari kiri ke kanan. Setelah selesai di satu loket maka Anda akan diarahkan ke loket sebelah kanannya. Jadi saya kira ini sudah mempermudah kita untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Prosesnya pun hanya 30 menit total saya di Samsat hanya sekitar 45 menit sudah termasuk proses parkir dan fotocopy.

Bagaimana mudah bukan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor? Anda tidak perlu menghiraukan para calo. Cukup Anda lakukan sendiri dan semua akan berjalan lancar.

Semoga bermanfaat.