//dari pinterest

Proses Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Proses pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) ini saya buat hanya dengan waktu 2 hari. Sebenarnya bisa saja 1 hari, karena halangan ada tamu maka harus saya buat dalam 2 hari. Cukup mudah dalam pembuatan SKCK ini, yang penting harus sabar dan pintar. Beberapa dokumen yang harus kita siapkan adalah

NoNamaJumlah
1Fotocopy KTP2 lbr
2Fotocopy KK2 lbr
3Fotocopy Akta Lahir2 lbr
4Foto diri 4x612 lbr
5Uang50 rb

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Minta surat pengantar dari desa. Usahakan permulaan ini pagi sekali, pukul 7 sudah sampai di balai desa, tunggu sampai petugas datang. Anda akan ditanya untuk apa pembuatan SKCK ini, pada waktu itu saya jawab utk melamar kerja. Petugas akan meminjam KTK Anda untuk mengisi data2 Anda di surat yg akan mereka keluarkan.
  2. Minta setempel dari Kecamatan. Surat yg sudah keluar dari desa tadi kita bawa ke kecamatan untuk disetempel pak Camat. Biaya Rp 5.000,-, kurang paham untuk biaya apa itu karena di 2 kecamatan ada yg menyebutkan nominalnya ada juga yg seiklasnya.
  3. Minta setempel dari Koramil. cukup membawa surat yg sudah disetempel di kecamatan ke koramil. Biayanya Rp 10.000,- juga kurang paham utk biaya apa.
  4. Ke Polsek. Menuju ke tempat pembuatan SKCK yg diarahkan pak Polisi. Anda akan disuruh mengisi data2 Anda. Di sini Anda akan diminta mengumpulkan Fotocopy KTP, KK, Akta Lahir dan Foto terbaru 3 lembar. Sebaiknya sediakan lebih untuk fotocopy KTP, KK dan Akta lahir. Biaya Rp 10.000,- kurang paham utk biaya apa. 
  5. Terakhir ke Polres. di Polres Anda akan dirahkan ke tempat pembuatan SKCK. Anda pergi ke kasir di tempat pembuatan SKCK, Anda akan ditanya utk keperluan apa SKCKnya, saya jawab melamar kerja pada waktu itu. Anda akan diminta mengisi data2 di formulir yang diberikan petugas tadi. Selanjutnya Anda disuruh menyerahkan 2 foto diri di petugas dan langsung diarahkan utk identifikasi sidik jari dengan menyerahkan uang Rp 10.000,-. Selanjutnya berkas2 yg sudah Anda isi tadi dan hasil sidik jari dikumpulkan ke kasir beserta foto diri sebanyak 4 lembar. Menunggu sampai lembar SKCK jadi, setelah jadi nama Anda akan dipanggil dan menyerahkan uang Rp 10.000,-. Padahal di dinding ruang tersebut sudah dituliskan biaya pembuatan SKCK Rp 10.000,-, kok sudah Rp 20.000,- uang yg saya keluarkan??? setelah SKCK jadi Anda Fotocopy sebanyak 10 lembar di tempat fotocopyan (biasanya di sekitar Polres ada tempat utk fotocopy). Selanjutnya Anda ke tempat pembuatan SKCK tadi utk legalisir dan menyerahkan Rp 5.000,- untuk 10 lembar legalisir.
Demikian pengalaman saya membuat SKCK. Download di sini utk data2 lengkapnya dan perbandingan pembuatan SKCK di 2 daerah.

Penipuan Perusahaan Terkenal

Saya mendapatkan dua panggilan wawancara dari perusahaan. Pertama saya sangat senang sekali karena sebentar lagi akan mendapatkan penghasilan sendiri dari keringat saya sendiri. Tapi setelah melakukan beberapa langkah, saya menyadari bahwa sepertinya saya akan ditipu oleh perusahaan tersebut. Lebih jelasnya akan saya ceritakan pengalaman saya ini.

Tanggal 1 Juni 2013 saya membuka website jobsdb  yang menyediakan informasi tentang lowongan kerjaan. Saya pilih sesuai dengan bidang saya.

Saya kirimkan lamaran pekerjaan via online ke PT Deenaya Global Visi dan PT Sumber Alfaria Trijaya.

Pertama, belum ada satu minggu saya mendapat panggilan wawancara dari PT Deenaya Global Visi. Satu hari kemudian saya ke lokasi wawancara di Gajah Mada Plaza Blok C22/24 kawasan Simpang Lima Semarang hanya dengan membawa CV. Saya kebingungan mencari alamat tersebut, di samping saya bukan orang asli Semarang, saya juga jarang ke lokasi tersebut. Yang saya tahu alamat itu adalah di Matahari mall. Tapi saya sampai di Matahari mall pukul 09.30 ternyata belum dibuka. Akhirnya saya memutuskan untuk bertanya ke petugas keamanan di Matahari mall, dan akhirnya saya diberikan petunjuk dari alamat itu. Saya menuju ke lokasi yang ditunjukkan pak satpam dan di situ juga saya dibuat bingung lagi. Saya tanya lagi ke tukang parkir. Saya ditunjukkan kantornya dan dapat info juga dari tukang parkir kalau sebelum saya juga sudah ada beberapa orang yang bertanya alamat seperti saya. Akhirnya sampai juga di ruang tunggu untuk wawancara. Keadaan di ruang tunggu kantor tersebut tidak seperti yang saya harapkan. Satu kantor tersebut ditempati oleh beberapa perusahaan, ada sekitar 5 ruangan yang saya ingat. Pantas saja di depan ruko tidak ada tulisan sama sekali mengenai PT Deeyandra. Setelah mengobrol dengan calon karyawan seperti saya akhirnya giliran saya wawancara. Seperti wawancara pada umumnya, pasti ditanya mengenai apa yang ditulis di CV dan Surat Lamaran.

Hasil dari wawancara PT Deeyandra yang saya dapatkan adalah bahwa saya harus memenuhi tiga syarat yang diajukan perusahaan agar saya mendapatkan gaji sebesar 5juta rupiah setiap bulannya.
  1. Punya Laptop + Modem sendiri
  2. Waktu kerja pukul 00.00 - 03.00 di rumah sendiri
  3. Memberikan deposit sebesar 2juta rupiah.
Selain itu ada bonus tambahan juga. Nah katanya pak Lukas yang mewawancarai saya kerjanya adalah menjual uang secara online setiap hari, jadi tidak ada hari libur. Tapi saya belum begitu paham maksudnya. Oya kira2 seperti ini bonus tambahannya:

Jika satu haru saya berhasil menjual uang dolarnya maka saya akan mendapatkan bonus 200rb. Tapi jika saya tidak berhasil menjual saya rugi 150rb. Itu semua di luar gaji pokok. Digambarkan seperti ini dalam satu bulan:
Untung menjual selama 15 hari: 15 x 200rb = 3jt
Rugi krn tidak berhasil menjual 15 hari: 15 x 150rb = 750rb

Jadi gaji bersih saya 5jt + (3jt - 750rb) = 5jt + 2,25Jt = 7,25jt

Siapa yang tidak ngiler dengan gaji seperti itu???
Kalu dalam 30 hari tidak untung terus berarti gaji saya hanya 500rb dengan asumsi dipotong dari gaji pokok. Tapi saya tidak menanyakan tentang itu karena posisi saya orang yang sedang diwawancarai. Berikut adalah obrolan saya via SMS dengan pak Lukas PT Deenaya.


Kata pak Lukas saya akan dihubungi lagi jika saya diterima. Saya merasa pesimis karena saya keberatan dengan deposit 2jt. Sampai tulisan ini saya buat saya belum menerima kabar dari PT Deenayaa.

Kedua adalah panggilan dari PT Sumber Alfaria Trijaya yang dikirim via email seperti ini. Wawancara akan diadakan hari Sabtu yang berarti 2 hari lagi. Semua biaya ditanggung oleh perusahaan dengan saya membayar semua akomodasi dengan uang saya dulu. Pada hari ini saya disuruh memastikan apakah saya bersedia mengikuti tahap wawancara atau tidak. Saya mengatakan saya bersedia, toh semua biaya ditanggung. Berikut adalah pembicaraan saya dengan HRD PT Sumber Alfaria Trijaya.



Untuk transport saya disuruh menghubungi agen yang telah ditunjuk yaitu bernama Avia Travel dengan pak Sodikin. Saya menghubungi pak Sodikin dan intinya saya akan diberikan e-ticket dari Avia Travel setelah melakukan pembayaran via transfer ke rekening yang akan disediakan. Waktu itu saya dihubungi pak Sodikin via telepon juga. Dia mengatakan biaya pesawat terbang Semarang-Bali adalah 1jt950rb. Saya mengakhiri pembicaraan dengan alasan akan berembug dengan keluarga. Berikut adalah pembicaraan saya sebelum saya ditelpon.



Setelah itu saya membuka internet dan mencari informasi mengenai Avia Travel. Saya mengirim email dari website resmi Avia Travel tersebut mengenai nama Sodikin. Dan mendapat balasan seperti ini:


Setelah saya mendapatkan email itu saya blokir semua no HP dua orang tersebut.

Beberapa hal yang membuat saya ragu:
  • Saya hanya disuruh membawa CV tanpa syarat2 pelamar kerja pada umumnya oleh PT Deenaya. 
  • Alamat susah ditemui dan hanya dengan kantor kecil, dipakai oleh beberapa perusahaan pula.
  • Mau kerja kok malah disuruh bayar 2jt.
  • Saya mencari detail tentang perusahaan PT Deenaya di internet tidak menemui sama sekali.
  • Waktu saya ditelpon oleh Avia Travel, dia mengetahui apa yang akan dilakukan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya. Dia mengetahui jadwal2 wawancara yang dilampirkan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya. Padahal seharusnya tidak ada sangkut pautnya urusan wawancara dengan travel. Travel kan tugasnya hanya mengantarkan saja ke lokasi yang akan kita tuju.
Itulah pengalaman saya mencari pekerjaan. Bisa saja PT Deenaya itu akan membawa uang kita. Sepuluh orang (yang dibutuhkan katanya hanya 10 karyawan) kali 2 juta, kan lumayan dapat 20jt dibawa kabur. Apalagi yg PT Sumber Alfaria Trijaya, 20 orang kali 2jtan tadi, itung sendiri. Bukannya kita dapat pekerjaan yang layak, malah kita nanti bisa merenungi nasib.
Saran saya, jika mencari pekerjaan hubungi dulu semua teman2 terdekat kalau kamu sedang membutuhkan pekerjaan. Berhati2 saat mencari pekerjaan via online/internet. Mulai dengan berdoa.

Semoga bermanfaat.